LDII Banten Buat Lubang Resapan Biopori











SERANG - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Banten, Minggu (7/4), melaksanakan program pelestarian tanah melalui sosialisasi dan pembuatan lubang resapan biopori kepada masyarakat.
Acara tersebut diselenggarakan secara serentak di delapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten dan Kota di Banten mulai pukul 8.30 sampai selesai. Targetnya, setiap DPD membuat 20 lubang resapan biopori di setiap lokasi kegiatan, seperti di sekitar masjid, majelis taklim, dan pondok pesantren.
Seperti di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, lubang resapan biopori bertempat di sekitar kantor DPW LDII Banten dan Masjid Al Musawwa, Kampung Jaya Sampurna, Desa Pejaten. 

"Ini pembuatan lubang biopori perdana. Ada 20 lubang yang kami buat. Setelah ini dilanjutkan ke tempat lainnya yaitu di Desa Harjatani, Pegadingan, Pelamunan, dan Desa Kramatwatu. Tempatnya di sekitar masjid atau majelis taklim," ungkap Ketua Pimpinan Cabang LDII krcamatan Kramatwatu Sudrajat di sela-sela acara. 
Sementara di Kota Serang, pembuatan lubang resapan biopori di lingkungan sekitar kantor DPD LDII Kota Serang dan Masjid Nurul Hidayah, Jalan Raya Serang-Jakarta, KM 3, Pakupatan, Kota Serang. Hadir pada acara pembukaan dan ikut membuat lubang Ketua DPD LDII Kota Serang Abdullah Komar, Asda III Pemkot Seran Akhmad Zubaidillah, Camat Cipocok Jaya Imam Rana, dan perwakilan dari Koramil Cipocok Jaya.
"Pembuatan lubang resapan biopori ini merupakan salah satu bentuk kepedulian LDII terhadap kelestarian lingkungan. Pak Asda III Pemkot Serang memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini dan menyebut LDII sebagai ormas yang pertama kali membuat  lubang resapan biopori," ungkap Ketua DPD LDII Kota Serang Abdullah Komar.
Kata Komar, program DPW ini dilaksanakan mulai dari pengurus DPW, DPD, Pimpinan Cabang (tingkat kecamatan), hingga Pimpinan Anak Cabang (kelurahan/desa).
"Di Kota Serang kegiatan perdana membuat 20 lubang. Setelah ini berlanjut ke masjid dan majelis taklim binaan LDII lainnya di Kota Serang. Setiap tempat ada 20 lubang. Kalau total se-Banten, jumlahnya pasti banyak. Nanti akan ada laporan hasil kegiatannya," ujar Komar.  
Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter 10 cm, kedalaman sekitar 100 cm atau jangan melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang diisi sampah organik untuk mendorong terbentuknya biopori. Biopori adalah pori berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman. Berguna menjaga ketersediaan air tanah dan keseburan tanah. (AAS ARBI)

Sumber : http://www.radarbanten.com/read/berita/10/9960/LDII-Banten-Buat-Lubang-Resapan-Biopori.html

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.