Jumat, 12 Oktober 2018

Di Rakernas LDII, Jokowi Ingatkan Jangan Ada Fitnah Jelang Pemilu


Jakarta (10/10). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar 
Rakernas yang diikuti 1.500 peserta dari tingkat Dewan Perwakilan 
Wilayah (Provinsi) dan Dewan Perwakilan Daerah (Kabupaten/kota). Acara 
ini juga diikuti peninjau yang terdiri dari para ulama, pengurus DPP, 
pengasuh pondok pesantren, dan sekolah yang berada di bawah naungan 
LDII.

"Acara ini sangat strategis karena bertepatan dengan tahun politik. 
Untuk itu, kami menggelar Rkernas untuk mengumpulkan aspirasi dari bawah 
yang bisa menjadi masukan bagi para capres. Jadi Pilpres bukan ajang 
komunikasi searah dari para kandidat. Justru ini waktu yang baik bagi 
rakyat untuk menyampaikan aspirasinya," ujar Ketua Umum DPP LDII, 
Abdullah Syam.

Menurut Abdullah Syam, lima tahun masa pemerintahan presiden, masyarakat 
bisa merasakan langsung dampak program kerja. Maka masyarakat berhak 
memberikan masukan dan mengevaluasi untuk perbaikan. Siapapun 
presidennya nanti.

Dalam kesempatan itu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bangsa 
Indonesia adalah bangsa dan negara yang besar, sekaligus menyimpan 
perbedaan yang besar, "Wilayah Indonesia setara perjalanan dari London 
ke Istambul, kita memiliki 714 suku, 1.500 bahasa, dan keragaman suku 
dan budaya. Bandingkan negara ini dengan negara lain, terlihat betapa 
Indonesia bangsa yang besar. Namun ingat, ancaman perbedaan juga besar," 
ujar Jokowi.

Maka, presiden mengingatkan jangan sampai bangsa ini pecah hanya karena 
Pilkada, Pileg, dan Pilpres, "Kampanye politik yang didasari kebohongan, 
hoax, dan fitnah hanya memecah belah bangsa ini," ujar Jokowi. Presiden 
mengingatkan, energi bangsa ini seharusnya diarahkan untuk menyambut 
perubahan dunia yang cepat.

Era indutri 4.0 merupakan era yang sangat dinamis perubahannya. 
Pasalnya, sejak revolusi industri pertama, telah terjadi 3.500 perubahan 
dalam industri 4.0. Mulai dari kecerdasan buatan, otomatisasi robot, 
cryptocurrency, bitcoin, hingga virtual reality, dan 3D printing, 
"Meskipun luar biasa, membuat pekerjaan makin cepat namun membawa dampak 
negative pula. Untuk itu, kita harus mempersiapkan bangsa Indonesia 
mengantisipasi sekaligus memanfaatkan kecanggihan teknologi di era 
industri 4.0," papar Jokowi.

Bagi pengusaha, industri 4.0 menguntungkan karena dapat menekan biaya 
produksi. Namun dari sisi penyerapan tenaga kerja, bisa merugikan 
masyarakat. Untuk itu bangsa ini perlu mengantisipasi.

Di samping itu, tekanan dari negara lain membuat ekonomi Indonesia 
terimbas, karena negara-negara kini sudah tak berbatas. Jokowi 
menyontohkan ekonomi Indonesia sangat terpengaruh oleh kebijakan negara 
lain, kebijakan Bank Federal, bahkan kebijakan ekonomi negara lain bisa 
mempengaruhi Indonesia. Untuk itu, menghadapi negara yang sudah tak 
memiliki batas, pembangunan karakter menjadi sangat penting. Bangsa 
Indonesia harus menjaga nilai, tata krama, etika, dan sopan santun agar 
tak ikut terimbas efek negative dari fenomena global.

Jokowi juga mengingatkan, isu-isu negatif dan kampanye hitam, jangan 
terus berulang-ulang dalam setiap Pemilu yang diadakan dalam lima tahun 
sekali, "Saya jadi korban. Saya dituduh PKI. PKI bubar 1965 sedangkan 
saya lahir 1961, masak PKI balita. Saya tidak kena, orangtua dan kakek 
nenek saya dituduh. Ada Foto yang mirip saya dekat Aidit. Tidak masuk 
akal. Bahkan ada kyai yang ingin bicara empat mata, soal saya PKI. Tapi 
semuanya terbantahkan," ujar Jokowi.

Rakernas LDII Usulkan 8 Bidang Pembangunan
LDII dalam Rakernas mengusulkan delapan bidang pembangunan yang bisa 
dijadikan titik fokus pembangunan nasional, "Kami mengusulkan kepada 
pemerintah, karena kami telah melaksanakan delapan bidang pembangunan 
tersebut," imbuh Abdullah Syam.

Delapan bidang itu, pertama, yakni penguatan wawasan kebangsaan (Bidang 
Kebangsaan) yakni menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 45, 
Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Inilah yang menjadi payung dalam 
pembangunan. Kedua, bidang dakwah, LDII dalam dakwahnya fokus dalam 
membentuk manusia yang profesional religius, yakni masyarakat yang 
memiliki sikap profesional dan dilandasi dengan religiusitas. Mereka 
bisa berprofesi apa saja namun juga memiliki religiusitas yang tinggi.

Ketiga, bidang pendidikan, LDII berkomitmen mendirikan sekolah-sekolah 
yang mendukung terciptanya generasi yang Tri Sukses, yakni generasi yang 
memiliki kepahaman agama yang kuat, memiliki akhlak yang mulia, dan 
mandiri. Sekolah-sekolah di LDII umumnya digabungkan dengan 
pesantren-pesantren.

Keempat, bidang ekonomi syariah, untuk penguatan ekonomi kerakyatan 
dengan memelopori koperasi syariah, BMT, dan Usaha Bersama (UB). Kelima, 
bidang kesehatan dan herbal, DPP LDII mendorong warga LDII memanfaatkan 
obat-obatan herbal sebagai alternative pengobatan. Hal ini dilakukan 
untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat jasmani 
dan rohani. Obat herbal juga membantu masyarakat saat harga-harga obat 
menjadi mahal.

Keenam, bidang ketahanan pangan, LDII mendorong para petani menggunakan 
teknologi tepat guna, manajemen pertanian/pangan, dan penggunaan bibit 
unggul. LDII mendorong warganya untuk melakukan konsumsi dan produksi 
berkelanjutan dengan target zero waste. Di pesantren LDII, air wudhu 
digunakan untuk memelihara lele dan menyiram tanaman pangan, untuk 
dikonsumsi para santri. Di tingkat rumah tangga, sampah organik 
digunakan untuk pupuk tanaman. Serta mendaur ulang sampah-sampah dalam 
bank sampah maupun dimanfaatkan kembali agar memiliki nilai ekonomi.

Ketujuh, bidang energi terbarukan, LDII mendukung pemerintah dalam 
mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan menggunakan energi 
terbarukan hingga 7 persen pada 2019 dan 23 persen pada 2024. Pesantren 
di lingkungan LDII telah menggunakan pembangkit listrik tenaga surya dan 
dalam skala industri, warga LDII memanfaatkan mikrohidro.

Kedelapan, menyambut era industri 4.0, LDII telah menyiapkan generasi 
muda yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital. Warga 
LDII telah menggunakan digital printing, kecerdasan artifisial, dan 
berbagai software untuk memudahkan pekerjaan dan transaksi. LDII juga 
membekali warganya dengan etika media sosial dan pelatihan jurnalistik, 
untuk menghindari hoax dan menyebarkan informasi yang positif.



Share:

Rabu, 14 September 2016

Data Qurban Prov. Jambi 2016



Data Qurban  Prov. Jambi 2016



1 Kota Jambi                         Sapi : 58                                Kambing : 34

2 Kota Sei Penuh                 Sapi : 3                                  Kambing : 1  

3 Tanjabtim                          Sapi : 18                                 Kambing : 8

4 Tanjabbar                          Sapi : 12                                 Kambing : 13

5 Batang Hari                       Sapi : 6                                  Kambing  : 10

6 Muaro Jmb                       Sapi : 11                                  Kambing : 11

7 Kerinci                               Sapi : 16                                 Kambing : 16

8 Sarolangun                       Sapi : 13                                 Kambing : 10

9 Merangin                          Sapi : 49                                Kambing : 54

10 Bungo                              Sapi : 35                                Kambing : 53

11 Tebo                                  Sapi : 22                                Kambing : 21

   —------------------—

 JUMLAH                           Sapi : 243                              Kambing : 231
Share:

Rabu, 11 Mei 2016

Hikmah Menikah



Allah menciptakan Adam sebagai manusia pertama. Kemudian diciptakan-Nya Hawa sebagai jodohnya dengan maksud agar Adam merasa tenteram hidupnya. Demikianlah yang tersirat dalam Al Quran surah Al A’raf ayat 189. Jadi, menikah itu sudah disyariatkan sejak jaman Nabi Adam.

Rasulullah Nabi Muhammad SAW menyabdakan tentang kehidupan dirinya: “Aku di malam hari bertahajud tapi juga tidur. Di siang hari kadang berpuasa, kadang juga tidak puasa. Dan aku pun menikah. Barangsiapa yang benci pada sunnahku maka dia bukan golonganku”. (HR Muslim). Selanjutnya beliau menganjurkan: “Wahai para pemuda, barangsiapa yang sudah memiliki kemampuan untuk menikah maka menikahlah. Menikah itu dapat lebih mengendalikan pandangan dan mencegah pelanggaran syahwat”. (HR Al Bukhari).

Hikmah selanjutnya dari menikah adalah membawa rejeki. Sebagaimana janji Allah: “Nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kalian, baik laki-laki maupun perempuan. Kalau mereka dalam keadaan fakir, Allah akan memberi mereka kecukupan”. (QS An Nuur 32). Sebagaimana Rasulullah SAW menyabdakan: “Nikahlah kalian karena isteri itu bisa mendatangkan rejeki”. (HR Al Hakim). Orang yang sudah menikah biasanya lebih bisa mengatur keuangannya. Ketika masih lajang gajinya habis untuk sendiri. Tapi setelah punya isteri jadi cukup untuk berdua, malah masih bisa menabung. Begitulah kalau Allah memberi rejeki.

Bila seseorang meninggal dunia maka putuslah semua amalannya. Karena dia sudah tidak bisa lagi shalat, puasa, maupun ibadah yang lain. Tapi ada tiga hal yang bisa tetap mengalirkan pahala meskipun yang bersangkutan sudah terbujur di alam kubur, yaitu shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang selalu mendoakannya. (HR Abu Dawud). Sedangkan anak yang shalih hanya bisa dimiliki oleh orang yang sudah menikah.

Orang yang menikah juga akan mendapat pahala yang lebih banyak. Karena apa yang dia berikan untuk anak isterinya berupa sandang pangan maupun papan akan bernilai sedekah di sisi Allah. Sampai-sampai hubungan badan dengan isterinya pun bisa menjadi pahala. Begitulah yang disabdakan oleh Rasulullah. Maka para sahabat bertanya: “Apakah betul, ya Rasulullah, bahwa orang melampiaskan syahwatnya kepada isterinya bisa menjadi pahala?” Rasulullah menjawab: “Bukankah kalau dia menyalurkannya kepada selain isterinya akan menjadi dosa? Berarti kalau dia menyalurkannya kepada isterinya tak pelak akan menjadi pahala”. (HR Muslim). (*)


Oleh: H Aceng Karimullah

Share:

Tips Membentuk Anak Berkualitas



Karakter adalah tabiat ataupun kebiasaan yang mengarahkan tindakan atau perilaku seorang individu. Artinya, karakter bukanlah sesuatu yang melekat secara alami di dalam diri seseorang, namun sesuatu yang dibentuk dan dibangun. Oleh sebab itu, seiring dengan tumbuh dan berkembangnya seorang individu, karakternya juga akan semakin terbentuk. Hal tersebut juga yang membuat orangtua mempunyai tanggung jawab yang cukup besar pada perkembangan anak dan juga pertumbuhannya. Karena faktor utama pembentukan karakter anak tergantung pada cara orangtua dalam mendidiknya. Berikut ini tiga tips membentuk karaktek anak berkualitas yang dituturkan oleh Prof. Dr. Arief Rachman, M.Pd yang juga merupakan Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO:

1.Orang Tua Harus Konsisten Orangtua mempunyai peranan yang sangat penting dalam pengembangan karakter anak. Hal itu mulai dari ucapan yang dikatakan, tingkah laku dan juga pemikiran dalam pengelolaan rasa. Oleh karena itu, apabila orangtua ingin membangun ataupun membentuk karakter positif pada anak, maka harus dimulai dengan usaha yang konsisten. Dalam mendidik anak terutama dalam rangka pembentukkan karakter, sebaiknya sikap orangtua juga mesti sesuai dengan aturan yang sedang dijalankan. Usahakan jangan pernah ada tarik ulur dengan aturan yang sudah Anda tetapkan. Hal ini agar anak bisa mengerti dengan baik. Sikap tegas dalam hal tersebut sangat dibutuhkan.

2.Berkelanjutan Dalam Membangun Karakter Anak Berkelanjutan ataupun berkesinambungan berkaitan sangat erat dengan sikap konsisten. Agar pembentukan karakter anak bisa terbentuk dengan sangat baik, diperlukan sebuah struktur yang terus dan berkesinambungan. Dengan kata lain, berkesinambungan dalam hal ini adalah proses membimbing, mengasuh serta mendidik untuk dapat membentuk karakter anak berkualitas. Hal ini dikarenakan karakter anak akan mulai terbentuk dengan sendirinya, apabila orangtua mau mengajarkannya secara terus menerus, agar pengetahuan yang didapatkan bisa diserap dengan baik oleh anak. Mendidik anak sejak usia balita dengan mendidik anak saat usia remaja tentu berbeda, orang tua harus mengupdate informasi yang berkaitan dengan pendidikan anak dan menerapkannya secara berkesinambungan sesuai dengan bertambahnya usia anak.

3.Lakukan Dengan Konsekuen Saat orangtua marah lalu anak menangis merupakan sebuah konsekuensi yang mesti diterima oleh tiap orangtua. Orang tua harus konsisten jika anak membuat kesalahan, memberikan hukuman yang mendidik serta memberinya pujian atau hadiah jika dia berbuat baik. Tujuannya adalah agar anak benar-benar dapat mengetahui apa yang dianggap baik ataupun buruk. /**

Sumber : Majalah Nuansa Edisi Ferbruari 2016
Share:

Selasa, 10 Mei 2016

6 Larangan di Halaman Facebook



Privasi adalah barang langka saat ini, dan situs media sosial kesayangan anda sebagian besar harus disalahkan untuk itu. Tapi ada hal-hal yang anda lakukan di halaman facebook anda yang akan membuat situasi menjadi lebih buruk. Sebelum anda menclick "share" lagi, pastikan anda tidak memposting salah satu dari enam hal-hal ini.

1. Alamat anda di halaman Facebook
"Duh!" anda pikir. Tapi kita tidak berbicara tentang alamat yang anda ketik ke profil Facebook anda. Yang dimaksud adalah foto geotagging yang dapat memberikan alamat anda bahkan ketika anda tidak menyadarinya. Misalnya, anda tahu bagaimana anda dapat membuat geotag anda sendiri untuk foto Instagram? Ketika anda melakukan ini, itu akan memperlihatkan lokasi di mana anda berada saat ini. Jadi, jika semua lokasi anda dibuat geotag, hal ini akan menunjuk ke lokasi kebiasaan dari kegiatan anda sehari-hari, beberapa dapat berasumsi di mana anda tinggal, bekerja atau beraktifitas hanya dengan melihat halaman facebook anda.
Juga berhati-hati dari orang lain yang mungkin mentag alamat anda. Satu kali seorang teman melakukan penandaan ke apartemen seorang temannya di halaman Facebook - alamat dan semuanya- tanpa meminta izin. Hal ini amat tidak baik.

2. Foto tertentu dari anak-anak
Jika ada hal yang harus anda perhatikan dengan ekstra, ekstra hati-hati, itu ketika terkait anak-anak dan media sosial. Ketika ada foto mereka, anak-anak dari teman anda atau orang lain, dalam keadaan sendiri, anda harus selalu mendapatkan izin dari orang tua mereka sebelum anda memposting tentang mereka di halaman Facebook. Dan bahkan jika mereka adalah anak-anak anda sendiri, anda masih harus menghindari meng-upload gambar-gambar yang berbahaya, termasuk di mana mereka pergi ke sekolah. Sudah banyak bukan terjadi tindak kejahatan terkait hal ini?

3. Rincian Liburan
Memberitahu orang lain di halaman Facebook bila anda sedang jauh dari rumah untuk jangka waktu yang panjang adalah undangan untuk perampok datang ke rumah anda. Ini tidak berarti anda tidak dapat mengirim foto dari perjalanan anda saat anda sedang berlibur. Hanya membatasi ini ke orang tertentu, kelompok yang dipercaya yang berada di jaringan anda. Dan tidak perlu memasukkan seluruh jadwal anda seperti, "Aku di Madrid 10 Oktober sampai 17, Berlin 17-25 Oktober, dan Roma 25 Oktober hingga 31 sebelum terbang kembali ke rumah. Ada yang ingin berteman dengan teman baru?" Banyak kejahatan terjadi dengan berpura-pura mengenal salah satu dari teman anda yang ingin berkenalan dengan anda.

4. Petunjuk sandi
Pertanyaan terkait sandi online tidak sekuat yang anda kira, terutama ketika mereka - para penjahat online - membutuhkan informasi anda yang dengan mudah anda berikan pada halaman Facebook. Kota kecil di mana anda dibesarkan, nama hewan peliharaan kecil anda, di mana anda menikah, nama pertama pacar anda - ini semua rincian spesifik yang berada di lingkaran sosial anda dimana orang di luar lingkaran ini tidak perlu tahu.

5. Foto Pribadi
Kita tidak berasumsi anda akan pernah memposting foto bugil di Instagram, halaman Facebook, atau Twitter. Tapi anda mungkin bisa saja langsung mengirim pesan ketika anda berbicara dengan lawan bicara. Hal itu masih ide yang buruk, melihat bahwa di jaman ini tidak ada yang bisa dipercaya di dunia online kecuali anda sendiri.

6. Kartu kredit atau informasi keuangan
Yup, beberapa orang mengirim gambar kartu kredit mereka di media sosial (silakan mengatakan anda bukan salah satu dari mereka). Tapi bisa jadi informasi yang tidak terlalu detil tanpa sengaja telah anda berikan melalui halaman Facebook atau percakapan Twitter, seperti: bank yang anda gunakan dan rentang pendapatan anda. Bahkan tanggal dan tempat lahir anda memberikan hacker informasi yang cukup untuk mengakses informasi keuangan anda.
Hal-hal ini adalah hal yang umumnya dilarang untuk diumbar di halaman Facebook anda, di berbagai tempat dan lain waktu mungkin daftar ini akan terus bertambah. Contohnya, memposting sesuatu yang bisa menyebabkan anda berurusan dengan hukum! Jadi hati-hatilah!

Sumber : klik disini
Share:

BTemplates.com

Pengunjung

Flag Counter

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.